Lakukan Asesmen NADI
Jawab pertanyaan singkat tentang kondisi penggunaan gadget dan pola pengasuhan di rumah saat ini. Hasilnya menunjukkan Fokus Utama, bagian yang paling berdampak untuk dibenahi lebih dulu.
Berbasis riset psikologi dan pengalaman nyata Kak Mumu saat kecanduan game selama 13 tahun lebih & pernah main 30 jam non-stop.
Anak sulit berhenti main gadget
Belajar terganggu
Khawatir konten negatif yang diakses anak
Bikin aturan malah sering konflik
Bingung solusinya, harus mulai dari mana
Jawab pertanyaan singkat tentang kondisi penggunaan gadget dan pola pengasuhan di rumah saat ini. Hasilnya menunjukkan Fokus Utama, bagian yang paling berdampak untuk dibenahi lebih dulu.
Membantu Ayah Bunda melakukan pendampingan yang sesuai dengan hasil asesmen, mulai dari membuat aturan di rumah, hingga membangun kebiasaan digital yang lebih sehat.
Ayah Bunda dapat mengajukan pertanyaan yang nantinya HaloMumu akan mengirimkan pengalaman Kak Mumu maupun teori yang paling relevan dengan kondisi yang sedang dihadapi.
Banyak informasi tentang penggunaan gadget anak bisa ditemukan di internet. Namun setiap keluarga memiliki tantangan yang berbeda, sehingga solusi yang dibutuhkan pun tidak akan sama.
Pendekatan HaloMumu dibangun dari pengalaman Kak Mumu dalam mendampingi orang tua menghadapi tantangan penggunaan gadget anak, kemudian dipadukan dengan pendekatan psikologi pendidikan agar lebih mudah dipahami dan dipraktikkan.
"Bukan cuma teori." "Langsung bisa dipraktikkan." "Pulang sudah tahu harus mulai dari mana."
"Tidak menggurui." "Merasa dimengerti." "Beban saya terasa lebih ringan."
"Bahasanya sederhana." "Seru." "Tidak membosankan."
Bukan "Anak langsung berubah." Tetapi "Orang tua lebih tenang."
Contoh tampilan
Mengapa Infaq Terbaik?
Perubahan membutuhkan proses, bukan solusi instan.
Setiap keluarga memiliki kemampuan yang berbeda.
Agar semakin banyak keluarga dapat terus didampingi.
HaloMumu dirancang untuk mendampingi orang tua yang memiliki anak usia 4-17 tahun, terutama ketika penggunaan gadget mulai sulit diatur, memicu konflik, atau mengganggu kebiasaan sehari-hari.
Tidak. HaloMumu adalah pendampingan untuk Ayah Bunda, bukan aplikasi yang perlu dipasang atau dijalankan anak. Screening, kesepakatan, konten, dan ruang chat semuanya dijalankan oleh orang tua.
Ruang chat (Tanya Mumu) dijawab lewat sistem yang dibangun dari pengalaman dan pendekatan Kak Mumu, bukan chat personal satu-satu secara langsung. Jawabannya tetap disesuaikan dengan situasi yang Ayah Bunda ceritakan.
Tidak. Perubahan kebiasaan butuh proses, bukan solusi instan. HaloMumu membantu menemukan langkah yang sesuai kondisi keluarga dan mendampingi prosesnya tiap bulan, tapi hasilnya bergantung pada konsistensi menjalankan kesepakatan di rumah.
Bukan konsultasi tatap muka atau panggilan langsung. Pendampingan berjalan lewat asesmen, kesepakatan, konten personal, dan ruang tanya jawab yang dibangun dari pengalaman dan pendekatan Kak Mumu juga teori psikologi dan literasi digital yang relevan.
Asesmen NADI berisi 30 pertanyaan untuk memahami kondisi penggunaan gadget anak dan pola pengasuhan di rumah saat ini. Hasilnya menunjukkan fokus utama yang paling perlu dibenahi lebih dulu, bukan alat diagnosis klinis.
Ya. Fokus dan langkah pendampingan disesuaikan dengan hasil asesmen dan kondisi masing-masing keluarga, HaloMumu tidak memberikan pendampingan yang sama untuk semua orang.
Ayah Bunda melalui asesmen NADI, mendapat fokus utama, menyusun kesepakatan keluarga, menerima konten personal sesuai kebutuhan, punya ruang chat untuk bertanya, dan melihat progres setiap bulan.